Adjie Purbojati Blog

Chit-Chat

Akhirnya Bisa Meminimalkan Pengeluaran Berkat Laser Toner Blueprint

Posted on .

Akhirnya Bisa Meminimalkan Pengeluaran Berkat Laser Toner Blueprint

Introduction

Laser Toner Blueprint Hitam, Hemat dan Handal

“Jik..!! rene sik” kata ayah saya dalam bahasa jawa, yang artinya “Jik.. kesini dulu”.

Waktu sudah menunjukkan pukul delapan pagi, seperti biasanya ayah saya menyuruh untuk membuatkan desain yang nantinya akan digunakan untuk sablon undangan ataupun kaos. Perlu diketahui bahwa kedua orangtua saya merupakan wiraswasta di bidang konveksi pakaian dan cetak undangan. Layaknya orang zaman dahulu yang belum ada komputer, ayah saya-pun juga tidak bisa mengoperasikan komputer, maka saya-lah yang menjadi sasaran empuknya -_-.

Saya biasanya dimintai tolong untuk membuatkan desain yang nantinya akan di sablon. Dari yang paling gampang yakni bikin tulisan pada kaos, hingga yang paling njlimet nan rumit yakni bikin desain undangan. Dan..kali ini saya disuruh bikin desain undangan :). Semua proses saya kerjakan sendiri, ayah duduk di samping untuk mengoreksi. Ketika selesai mendesain undangan, biasanya bisa nge-print 3 sampai 4 kertas. Dan printer yang digunakan untuk hal tersebut, wajib printer laser dan menggunakan kertas kalkir. Tahu kertas kalkir kan? kertas yang warnanya agak transparan. Fungsinya agar nanti ketika di film ( proses menerapkan desain kedalam screen sablon ) lebih mudah dan hasilnya bisa detil. Toner yang digunakan pada printer laser saya-pun nggak sembarangan toner gaes. Jika nggak salah ngitung nih ya, sudah 3 kali saya ganti toner printer ini. Masalah yang paling utama adalah hasil toner kurang hitam pekat dan cepat bergaris-garis! duh

Saya seringkali browsing sana-sini dan tanya kepada teman-teman yang seprofesi, tentang apa sih toner printer yang bagus yang mereka pakai. Salah satu teman saya, Andi namanya, dia memberikan solusi agar memakai toner dari BluePrint. Hmm.. merk yang sudah nggak asing sih bagi saya. Katanya hasil print dari toner tersebut bisa hitam pekat kaya warna kulit saya. Sialan dia ngejek -,- .

Pulang dari sana saya mampir toko peralatan printer, bermaksud untuk membali toner BluePrint tersebut. “Mbak, toner Blueprint hitam & hemat itu dong, untuk printer HP P1000″ kata saya. “Ini mas, harganya 350.000 rupiah.” katanya sambil memberikan toner pesanan saya. “Mbak, bener segitu harganya?” . “Iya, Mas, toner laser BluePrint memang segitu harganya” jawab pelayan tersebut. Saya bertanya dalam hati, kok murah amat ya, terakhir saya beli toner dari merk lain kok sampai 500.000?

***

Sebelumnya, setiap kali membeli toner, saya asal beli aja sih. Biasanya saya membeli tuh yang paling mahal di toko tersebut. Anggapan saya ya mungkin itu barang bagus, eh ternyata salah. Baru setelah disarankan teman saya itu, dan saya mencoba sendiri hasil dari toner Blueprint tersebut, ternyata hasilnya memang memuaskan. Akhirnya saya iseng baca keunggulan toner Blueprint ini. Berikut sedikit ulasannya:

blueprint toner

1. Hasil Bisa Hitam Pekat! Bahkan Lebih Pekat dari Toner Bawaan Printer

Walah dalhah, ini yang buat pertama kali saya heran setelah mencoba toner blueprint. Lha gimana ndak heran, masa hasilnya lebih hitam pekat dibandingkan dengan toner bawaan printer saya. Ayah saya pun juga heran bercampur kebahagiaan setelah melihat hasilnya. Padahal pengaturan tingkat kepekatan belum saya atur paling tinggi, namun hasilnya sudah begitu. Konon katanya tingkat kehitaman (Black Level) Toner Blueprint mencapai 1,62 – 1,66 B/W densitometer. Jujur saja saya ndak tahu itu apa maksudnya, haha, yang penting bagi saya hasilnya sesuai harapan dan Ayah nggak merengut terus. 😀

2. Hasil Print Bersih Bro, Nggak Ada Serbuk Tinta Berceceran

Nah ini juga sering menjadi masalah bagi saya dan mungkin bagi handai taulan lainnya. Ketika hasil printer muncul, biasanya di ikuti dengan ceceran serbuk tinta. Nah itu bikin serbuk cepat habis, bikin cepat isi ulang alias boros tinta juga boros duit :(. Kata temen saya itu karena hasil pembakaran yang tidak sempurna, ada pula yang bilang toner bocor.  Tapi bodoamat, yang penting semenjak saya pakai toner Blueprint nggak ada masalah tersebut, haha :P.

3. Sangat Handal! Nggak Ada Yang Namanya Hasil Belang-Belang

Selama tiga kali ganti toner,  setelah sekitar 3 minggu semenjak pengisian ulang toner, masalah yang sering muncul ialah hasil print bergaris-garis atau belang. Itu disebabkan karena hasil yang tidak merata. Nah pada toner Blueprint ini, sudah di dukung dengan teknologi OPC Jepang Multi Layer Coating. Sudah 5 minggu semenjak saya pakai produk ini, sampai sekarang masih aman-aman saja dan belum menemui hasil cetak bergaris. Mereka pakai ilmu apa ya?

4. Beli Toner, Dipinjami Printer Selamanya!

Hahahaa… pertama kali saya dengar informasi tersebut rasanya agak aneh saja. Masa sih? pikir saya. Itu sama saja kita nggak punya printer, namun beli toner dikasih printer. Kemudian saya cek, lah ternyata informasi itu benar. Itu berlaku untuk perusahaan-perusahaan yang menggunakan 12 toner tiap tahunnya. Nggak cuman dipinjami doang ternyata, jika printer itu bermasalah, Blueprint siap ganti printernya dalam 2 hari! Subhanallah…

5. Lebih Hemat! Uang Jajan Saya-pun Bertambah 😀

Nah ini yang paling penting, haha. Berkat pengeluaran yang berkurang, karena jatah yang harusnya untuk ngisi tinta, namun tinta di dalam toner blueprint yang lama belum habis, saya sikat uangnya. Lumayan banget loh, tiap ngisi tinta itu bisa sampai 100.000 lebih. Lha ini pakai toner blueprint bisa awet banget kagak habis-habis.

Sebelumnya semua rayuan Blueprint terkadang saya anggap sebagai angin lalu. Tapi semenjak saya buktikan sendiri dan saya tahu ini, saya ndak bisa berkutik lagi.

Blueprint mendapatkan double MURI, yang artinya sepak terjang mereka di dunia persilatan percetakan tidak bisa diragukan lagi.

Daftar prestasi Rekor MURI yang berhasil disabet Blueprint:

2009 – Blueprint, 18.000 lembar printer Bubble Jet IP1880

2010 – PT Epson Indonesia, 22.022 lembar printer Piezzo L100

2012 – PT Epson Indonesia, 30.160 lembar printer Piezzo L350

2013 – Blueprint, 36.100 lembar printer Piezzo L110

Nampaknya semua energi saya sudah habis untuk mengulas produk satu ini. Lapar tak tertahankan lagi. Semoga teman-teman saya cepat sadar dan segera meninggalkan toner lamanya yang cuma bisa menguras kantong. Ada pertanyaan? Silakan tanyakan di Twitter dengan hastag #TonerBlueprintHemat . Semoga usaha pemecahan REKOR MURI BLUEPRINT yang sedang berlangsung dapat sukses!

 

**semua gambar dan informasi di ambil dari situs resmi Blueprint: http://www.blueprint-indonesia.com/

Adjie Purbojati

Adjie Purbojati

http://purbojati.my.id/

Adalah seorang mahasiswa yang berusia 19 tahun. Dia suka nge-blog semenjak kelas 2 SMP. Dan sampai sekarang masih berkutat dengan hal tersebut.

Comments
  • user

    AUTHOR mrbedelhoki

    Posted on 10:31 am 1 Maret 2016.
    Balas

    Toner Blueprint ini memang bener-bener keren,
    jujur Ane memberikan apresiasi untuknya karena berani memakai tagline “Lebih Hitam dari yang original”
    waw…. ?! 😀

    artikelnya keren masbhro, simple ringan dan bersih
    salam hoki dan salam blogger ya

  • Leave a Reply

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

    View Comments (1) ...
    Navigation